definisi, manfaat, dan cara hitung adg udang
definisi, manfaat, dan cara hitung adg udang

ADG Udang: Definisi, Manfaat, dan Cara Hitungnya

Artikel Ini Telah Direview Oleh:

Eko Afriantoro
Eko Afriantoro

Praktisi Budidaya Udang

ADG udang adalah penambahan berat badan harian dalam waktu tertentu. Tujuan perhitungan ADG adalah untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan udang. ADG udang merupakan salah satu parameter penting dalam analisis operasional budidaya udang. Dengan mengetahui nilai ADG, Bapak/Ibu dapat memperoleh data pertumbuhan bobot udang yang representatif dalam periode waktu tertentu.

Lantas, bagaimana cara menghitungnya dan rumus apa yang bisa digunakan untuk menghitung ADG udang? Dapatkan jawabannya di artikel ini!

Apa itu ADG Udang?

petambak udang membawa udang
Sumber: eFishery

Dalam budidaya udang, tidak semua Petambak bisa menghasilkan panen yang sukses. Salah satu parameter yang digunakan untuk mengukur kesuksesan budidaya adalah ADG. ADG (Average Daily Gain) dan cara menghitungnya adalah hal penting yang harus diketahui oleh Bapak/Ibu. Mengapa demikian? Sebab nilai ADG bisa mengukur kecepatan pertumbuhan udang.

Arti ADG dalam budidaya udang adalah pertambahan berat harian rata-rata udang dalam suatu periode waktu tertentu, sehingga digunakan untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan udang. Makin tinggi nilai ADG, maka dapat diindikasikan bahwa makin bagus pertumbuhan udang yang sedang Bapak/Ibu budidayakan. ADG udang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, padat tebar, manajemen pemberian pakan, manajemen kualitas air, serta pengendalian hama dan penyakit.

Nafsu makan udang dapat mengalami penurunan akibat kondisi cuaca yang tidak stabil. Kondisi ini menyebabkan kualitas air menjadi fluktuatif, sehingga metabolisme udang menurun. Dengan mengetahui nilai ADG udang, Bapak/Ibu dapat mengestimasi kebutuhan pakan dan FCR di tambak, sehingga udang tidak mengalami kekurangan pakan. Apabila hal ini terjadi, udang akan mengalami penurunan pertumbuhan akibat kurangnya energi yang diperoleh dari pakan untuk kegiatan metabolisme. 

Selain kekurangan pakan, kelebihan pakan juga akan menyebabkan pertumbuhan rendah karena udang memerlukan energi yang besar untuk proses metabolisme, sehingga pertumbuhannya terhambat.

Cara Menghitung ADG Udang

Pengukuran nilai ADG dilakukan dengan menimbang berat udang. ADG adalah laju pertumbuhan udang dalam gram/hari. ADG udang dihitung dengan menggunakan rumus di bawah ini:

cara menghitung adg udang
Sumber: eFishery

Cara menghitung ADG dapat dilakukan dengan sampling udang terlebih dulu. Sampling dilakukan dengan menggunakan jala tebar dan dilakukan setiap 7 atau 10 hari. Jumlah penebaran jala tebar tiap kali sampling adalah 0,2% dari total luas tambak dan dilakukan pada tempat berbeda, sehingga hasilnya dapat mewakili keadaan yang sebenarnya.

Contoh Kasus Perhitungan ADG Udang

ADG udang perlu dihitung untuk mengetahui laju pertumbuhan udang yang sedang dibudidayakan. Yuk, simak contoh perhitungan ADG pada udang di bawah ini!

Contoh 1

Diketahui:

Sampling I = 10 gram

Sampling II = 12,5 gram

H = 10 hari

Jawab:

ADG = (ABWt – ABWo) / H

        = (12,5 gram – 10 gram) / 10 hari

        = 0,25 gram/hari

Jadi, ADG udang tersebut adalah 0,25 gram/hari.

Contoh 2

Diketahui:

Pak Untung melakukan sampling pada DOC 30 dan DOC 40. Pada DOC 30 udang terjala sebanyak 256 ekor dengan berat 1,55 kg dan pada DOC 40 udang terjala sebanyak 177 ekor dengan berat 1,63 kg. Berat wadah timbangan adalah 0,5 kg. Berapakah ADG udang tersebut?

Jawab:

Sebelum Bapak/Ibu menghitung ADG udang, Bapak/Ibu perlu menghitung MBW terlebih dahulu. Yuk, simak di bawah!

MBW30 = (Berat Udang Terjala – Berat Wadah Timbangan) / Jumlah Udang Terjala

              = (1,55 – 0,5) / 256

              = 0,00410 kg

              = 4,1 gram

MBW40 = (Berat Udang Terjala – Berat Wadah Timbangan) / Jumlah Udang Terjala

              = (1,63 – 0,5) / 177

              = 0,00638 kg

              = 6,4 gram

ADG = (MBW40 – MBW30) / (DOC40 – DOC30)

         = (6,4 – 4,1) / (40 – 30)

         = 0,23 gram/hari

Dari contoh soal di atas, kita telah mengetahui bahwa ADG udang Pak Untung adalah 0,23 gram/hari. Dalam budidaya udang, ADG udang normal sebesar 0,14 gram/hari. Makin tinggi nilai ADG, maka makin cepat udang mencapai ukuran yang diinginkan serta pertumbuhan udang tersebut tergolong maksimal.

Cara Menghitung ADG dengan Kalkulator Budidaya

kalkulator budidaya udang
Sumber: eFishery

Untuk mempercepat dan mempermudah proses perhitungan dan prediksi budidaya dengan tepat, termasuk menghitung ADG udang, Bapak/Ibu dapat menggunakan fitur Kalkulator Budidaya di aplikasi eFarmSesuai dengan namanya, Kalkulator Budidaya adalah fitur yang dibuat untuk menghitung pertumbuhan udang di tambak Bapak/Ibu. Dengan fitur ini, Bapak/Ibu bisa menghitung prediksi penting yang bisa digunakan untuk membuat rencana budidaya dalam 1 siklus. Selain ADG udang, Bapak/Ibu juga bisa menghitung MBW/ABW serta size udang yang sedang dalam proses budidaya.

Dengan menggunakan Kalkulator Budidaya di aplikasi eFarm, Bapak/Ibu akan merasakan berbagai keuntungan, seperti perhitungan cepat dan hasil akurat, dapat digunakan kapan saja, dapat digunakan untuk simulasi kondisi budidaya, serta GRATIS!

Bapak/Ibu bisa langsung isi data sesuai dengan data lapangan dan hasil perhitungan akan muncul secara otomatis dengan cepat dan akurat, sehingga Bapak/Ibu lebih mudah dalam mengambil keputusan dalam berbudidaya udang.

Sebelum mengetahui cara menghitung ADG udang, Bapak/Ibu perlu tahu bahwa ADG udang termasuk pada jenis sampling lapangan. Perhitungan prediksi ini dilakukan dengan pengambilan sampling dari tambak langsung.

Berikut cara menggunakan Kalkulator Budidaya untuk menghitung ADG Udang:

cara menggunakan kalkulator budidaya untuk menghitung adg udang
Sumber: eFishery
  1. Klik fitur Kalkulator di halaman utama eFarm.
  2. Pilih mode Hitung Sampling Lapangan dengan klik panah di sebelah kanan. Bapak/Ibu bisa memilih Average Daily Gain (ADG) dan checklist kotak di sebelahnya untuk menghitung ADG. Klik tombol Hitung yang ada di bawah halaman.
  3. Masukkan informasi yang diminta, yaitu MBW/ABW dan DOC. Angka prediksi Average Daily Gain (ADG) akan muncul secara otomatis di kotak paling bawah.
  4. Tekan Hapus di pojok kanan atas untuk menghapus angka. Tekan Edit Kalkulator untuk mengubah mode perhitungan.

Butuh Bantuan Terkait Bisnis Budidaya Udang?

Isi data diri Bapak/Ibu di formulir berikut ini. Tim kami akan segera menghubungi Bapak/Ibu melalui nomor handphone yang terlampir. Pastikan data yang diisi sudah benar.

Hitung ADG Lebih Mudah dengan Kalkulator Budidaya secara Gratis di eFarm!

Kini, Bapak/Ibu dapat menghitung ADG dengan lebih mudah dan cepat dengan fitur Kalkulator Budidaya di aplikasi eFarm dari eFishery! Selain ADG, Bapak/Ibu juga bisa menghitung SR (Survival Rate), Size, Biomassa, FCR (Feed Conversion Ratio), bahkan MBW (Mean Body Weight) budidaya! Bapak/Ibu dapat menggunakan Kalkulator Budidaya hanya di aplikasi eFarm yang bisa di download secara gratis di Google Play Store.

Gunakan fitur Kalkulator Budidaya di aplikasi eFarm, Gratis!

Eko Afriantoro - Praktisi Budidaya Udang
Eko Afriantoro - Praktisi Budidaya Udang

Eko berpengalaman sebagai praktisi budidaya udang sejak tahun 2013 yang kini menjadi Farm Lead Research & Development (R&D) Shrimp eFishery.

Pertanyaan Seputar ADG Udang

ADG udang adalah pertambahan berat harian rata-rata udang dalam suatu periode waktu tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan udang.

ADG udang merupakan salah satu parameter penting dalam analisis operasional budidaya udang. Dengan mengetahui ADG udang, Bapak/Ibu dapat mengestimasi kebutuhan pakan dan FCR di tambak, sehingga udang tidak mengalami kekurangan atau kelebihan pakan.

  • Bahri S, Mardhia D, dan Saputra O. 2020. Growth and Graduation of Vannamei Shell Life (Litopenaeus Vannamei) with Feeding Tray (ANCO) System in AV 8 Lim Shrimp Organization (LSO) in Sumbawa District. Jurnal Biologi Tropis. 20(2): 279-289.
  • Supono. 2006. Produktivitas Udang Putih pada Tambak Intensif di Tulang Bawang Lampung. Jurnal Saintek Perikanan. 2(1): 48-53.
  • Suriawan A, Efendi S, Asmoro S, dan Wiyana J. 2019. Sistem Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) pada tambak HDPE dengan Sumber Air Bawah Tanah Salinitas Tinggi Di Kabupaten Pasuruan. Jurnal Perekayasaan Budidaya Air Payau dan Laut. 14(2): 6-14.